
Baru saja berlaga di kendang sendiri di Sirkuit Internasional Mandalika pada 2-3 Mei 2026, Sean sudah harus bersiap tampil di Sirkuit Spa Francorchamps, Belgia, pada 9-10 Mei 2026.
Terpaut hanya enam hari, padahal sebelum tampil di Mandalika, Sean baru saja berlomba di Imola, Italia, pada laga putaran pertama FIA WEC (18/4/26).
Sebelumnya lagi, pada 11 April 2026 Sean Gelael tampil dalam laga putaran pertama GTWCE (GT World Challenge Europe) di Sirkuit Paul Ricard, Perancis.
Di Mandalika, sebagai solo racer, ia mengikuti kejuaraan GTWCA putaran kedua 2026 dan sukses memboyong dua piala.
Di Belgia minggu depan, ia kembali turun di kejuaraan putaran kedua FIA WE 2026. Daftar para pebalap yang akan turun pada gelaran TotalEnergies 6 Hours of Spa-Francorchamps (7-9 Mei) – sudah disiarkan dalam laman fiawec.com.
Hal menggembirakan terjadi di Mandalika, ternyata masyarakat pendukung Sean amat merindukan pebalap itu dan banyak yang bertanya kapan Sean Gelael balapan lagi di sirkuit indah di tepi Pantai itu.
Ini terbukti, pebalap kebanggaan Indonesia itu jadi magnet hebat selama akhir pekan GT World Challenge Asia (GTWCA). Garasi Sean selalu dipenuhi para penggemar pada sesi pit walk, permintaan foto bareng dan tanda tangan merupakan pemandangan lazim.
Sean membalasnya dengan memenuhi permintaan mereka, bahkan dengan tambahan bagi-bagi oleh-oleh.
Grid walk juga tak kalah ramai selama Sabtu (2/5) dan Minggu. Di lokasi yang menyentuh aspal panas Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika tersebut antusiasme penggemar yang memiliki akses ke sana sangat besar.
Mereka sangat menikmati momen bisa melihat dari dekat dan mengerubungi mobil Ferrari 296 GT3 Evo bernomor 50 dan bila beruntung bisa foto bareng Sean.
“Saya sangat senang akhirnya benar-benar bisa balapan di Mandalika di depan ribuan penonton yang hadir dan itu membuat motivasi jadi berlipat,” uja Sean.
Ini pula yang melahirkan motivasi yang membuatnya meraih pole position, lalu naik podium dua kali sebagai P3 (overall) dan P2 (kelas Silver) pada Race 1 hari Sabtu.
Pada Race 2 yang digelar sehari kemudian, Sean start dari P6. Tapi seperti yang dikatakannya di grid sebelum race, dia akan memberikan yang terbaik seperti pada Race 1.
Sean sudah ada pada posisi raihan podium di kelas Silver, namun dia kemudian sayangnya terlibat insiden. Tabrakan dengan Adderley Fong (Ferrari #13) di Tikungan 11 membuat Sean terdampar di gravel.
Karena kondisi mobilnya sudah rusak parah, Sean terpaksa mengakhiri lombanya lebih cepat.
“Saya lihat dia melebar dan saya berusaha menyusulnya karena kesempatan terbuka. Tapi jalurnya ditutup dan terjadilah tabrakan itu,” kata Sean usai, menjelaskan insiden dengan Fong.
Podium di Francorchamps
Sean, berbekal dua kali runner-up dunia FIA WEC kelas LMP2, plus lima kemenangan, dan yang tak kalah mengesankan meraih double podium di 24H of Le Mans, kembali akan tampil di Belgia, di sirkuit Spa Francorchamps yang sudah tidak asing lagi baginya.
Di sirkuit kandang tim WRT ini, Sean pernah naik podium, pernah mengalami kecelakaan ketika ditabrak pebalap lain.
Sean Gelael di Spa pada 2022. (jagonya ayam)
Sean Gelael naik podium ketiga (P 3) pada seri pembuka FIA World Endurance Championship (WEC) 2021 di kelas LMP2, yang berlangsung di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada 1 Mei 2021.
Sean ketika itu bernaung dalam tim JOTA Sport #28 bersama Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne, memulai balapan dari posisi ke-6 dan finis di posisi ke-3 setelah balapan selama 6 jam.
Pada Mei 2024 di sirkuit sama, Sean Gelael bernasib nahas karena mengalami kecelakaan di FIA World Endurance Championship (WEC) pada Mei 2024. Ia mengalami insiden dalam tabrakan dengan Earl Bamber di ajang FIA WEC 6 Hours of Spa-Francorchamps dan keduanya selamat tidak mengalami luka.
Pada tahun berikutnya, 2025, Sean mengalami nasib sial di sirkuit sama, Spa-Francorchamps, Belgia, dalam ajang FIA WEC 6 Hours of Spa-Francorchamps 2025 pada 10 Mei 2025.
Mobil United Autosports yang dikendarainya ditabrak pebalap Matteo Cairoli dari tim Iron Lynx, menyebabkan Sean gagal finis (DNF).
Sean ketika itu ditabrak saat sedang berupaya memperbaiki posisi, mengakibatkan mobil rusak parah dan terhempas ke pembatas lintasan.
Pada 9-10 Mei 2026 Sean tampil lagi di Francorchamps, dengan mobil beda, karakter lintasan beda, tim beda, atmosfer beda dengan yang dilakoninya di Sirkuit Mandalika.
Pasti, yang tidak beda adalah semangat, skill dan perjuangannya. Garuda tertanam dalam dada, Merah Putih berkibar di udara. Dan tentu saja..doa dari para pendukungnya.
Sean Gelael..ayo..keep moving forward! (arl)