
Usai sudah balapan 2025 bagi Sean Gelael, setelah menyelesaikan 12 kali balapan pada dua jenis kejuaraan berbeda: lomba ketahanan FIA WEC dan GT World Challenge Europe (GTWCE).
Pada kejuaraan FIA WEC, pebalap yang membawa nama negara Indonesia itu membalap sebanyak tujuh seri di bawah bendera Tim McLaren United Autosport dan pada laga GTWCE sebanyak lima putaran, bersama tim Paradine Competition 991.
Berita mengejutkan akhir tahun, United Autosports tempat Sean Gelael bernaung, pamit dari LMGT3 setelah hanya dua musim berkecimpung di kelas ini.
United Autosports mundur dari FIA WEC di kelas LMGT3 tahun 2026, guna menyiapkan diri sebagai tandem McLaren dalam mengikuti kelas Hypercar pada 2027. McLaren Automotive pun memindahkan operasional tim kelas LMGT3 mereka pada 2026 dari United Autosports ke tim Garage 59.
Nah, pebalap kebanggaan Merah Putih, Sean Gelel, akan bernaung dalam tim apa dan apakah ia masih terus di kejuaraan FIA WEC dan GTWCE?
Kelanjutan kiprah Sean untuk 2026 menjadi amat menarik, terutama bagi para penggemarnya.
“Pak Ricardo Gelael, Sean balapan bersama tim apa pada 2026,” demikian ditanya pada Minggu malam.
Tunggu dulu, sebelum membicarakannya, kita lihat kilas balik perlombaan Sean pada 2025.
Selama dua musim berada di kelas LMGT3, catatan manis United Autosports selalu dipersembahkan Sean Gelael. Ketika meraih pole position di Qatar 2025, Sean menyamai pencapaian Joshua Caygill di Bahrain 2024.
Namun soal kemenangan, Sean bersama Darren dan Sato-lah yang berhasil mempersembahkannya. Ketiganya menang di Lone Star Le Mans (6 Hours of COTA) 2025.
Kemenangan itu sangat dirayakan bukan hanya oleh tim United Autosports 95, namun juga oleh McLaren lewat sang CEO Zak Brown.
“Kami telah berjuang bersama dan kemenangan itu memang untuk semua. Dan di Bahrain ini masih ada sesuatu yang bisa kami perjuangkan untuk United Autosports,” ujar Sean, Brand Ambassador Pertamax Turbo.
Bagi Sean, kemenangan bersama tim United Autosports 95 adalah yang kelima di WEC atau kedua di kelas LMGT3.
Tahun 2022 dia menang tiga kali di Spa-Francorchamps (Belgia), Fuji (Jepang), dan Bahrain di kelas LMP2. Lalu pada 2024 di kelas LMGT3 Brand Ambassador Pertamax Turbo ini menang di Imola.
Pada kompetisi 2025, Sean Gelael bersama timnya berkali -kali mengalami hal mengecewakan. Di antaranya, ditabrak lawan, atau dua pebalap lain bersenggolan sehingga berakibat ke pebalap lain. Bisa juga kena hukuman (penalti) karena satu dan lain hal. Bisa juga karena kekhilapan pebalap, misalnya ya salah dalam penerapan aturan saat melakoni “rolling start”.
Entah itu karena faktor keberuntungan (luck factor) yang ada dalam setiap permainan, atau pun karena nasib (belum dihinggapi Dewi Fortuna) atau bisa juga akibat kelalaian si atlet (personal mistake / error). Atau sebab lainnya bersifat teknis mau pun non-teknis.
Pada laga kejuaraan GTWCE di Nurburgring dan Paul Ricard, Sean bersama Darrenn Leung dan Dan Harper, tampil amat menjanjikan pada babak awal hingga sesi kualifikasi.
Sean Gelael bersama Antonio Guovinazzi, ketika juara pada lomba Le Mans Asia di Sirkuit Buriram, Thailand, 2016. (jagonya ayam)
Tapi ya itu tadi..ada faktor X yang tidak dapat diprediksi, sehingga bayangan podium pada laga di Nurburgring menjadi buyar dan di Paul Ricard mampu bertengger di P2. Di Nurburgring, mobil BMW Sean yang start dari P2, ditabrak dari belakang ketika sedang memimpin.
Pada putaran kedua di Monza, Italia (Juni), meraih podium keenam (P6). Pada laga berikutnya di Belgia (Juni) mengalami kerusakan mesin dan gagal finis. Pada putaran berikutnya Agustus di Nurburgring, ya ditabrak lawan dan gagal finis.
Sean Gelael dimana pada2026?
Sean Gelael sudah melewati garis finis pada dua jenis kejuaraan yang diikutinya pada 2025 alias sudah menyelesaikan lombanya.
Pada 2026 di masuk tim mana dan akan berlaga dimana, atau masih akan berlombakah?
Para pendukung Sean Gelael pantas bergembira, karena pebalap profesional Indonesia itu masih tetap akan membalap. Dimana? Ikuti penuturan ayahandanya, Ricardo Gelael.
“Selamat malam Pak Ricardo,” demikian awal perbincangan Minggu malam.
“Malam,” jawab mantan atlet otomotif itu.
“Mohon izin Pak, ingin tahu info balapan Sean untuk tahun 2026. Ia tetap balapan ya Pak.”
“Ya ia tetap membalap,” jawab Ricardo. Ia bisa jadi mendengar suara tarikan nafas panjang, karena si penanya menarik nafas lega.
“Sean balapan bersama tim apa Pak dan di jenis apa.”
“Ada tiga kejuaraan yang akan diikutinya. Yang pertama Kejuaraan Le Mans Asia, sedangkan dua lainnya belum dirilis, karena nanti akan diumumkan langsung oleh timnya,” kata Ricardo, juara nasional reli mobil pada 2006.
Nah, Sean Gelael kembali akan menjalani laga melelahkan sepanjang 2026. Ia membalap saling seling menyelingi di antara ketiga jenis balapan yang akan diikutinya.
Berita yang dirilis dailysportscar.com, 28/11/25, menyebutkan tim AF Corse akan menurunkan tiga mobil di kelas GT pada laga Le Mans Asia yang berlangsung pada 2026.
Kendaraan Ferrari #51 akan dinaiki Sean Gelael bersama Charly Samani dan Dvide Rigon. Ferrari#21 dikemudikan Simon Mann, Darren Leung dan Alessio Rovera sedangkan Ferrari#54 untuk Thomas Flohr, Fransesco Castellacci dan [ebala[ yang baru mendapatkan mahkota juara FIA WEC, Alessandro Pie Fuidi.
Sebanyak 48 kendaraan sudah berkumpul untuk mengikuti lomba putaran pertama Kejuaraan 2025 / 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada Desember 2025 ini.
trasi - Kejuaraan Le Mans Asia. (dailysportscar)
Kendaraan itu terdiri atas kategori LMP2 sebanyak 16 mobil, LMP3 (10 mobil), GT3 (22 kendaraan) . Semua kendaraan ini berasal dari 35 tim. Pebalapnya semua total 142 orang dari 35 negara. Kejuaraan ini 15 persen lebih besar dari kejuaraan tahun sebelumnya.
Kejuaraan Le Mans Asia ini berlangsung enam putaran diawali di Sepang pada 12-14 Desember 2025 dilanjutkan di Dubai pada 29 Januari – 1 Februari 2026 dan di Abu Dhabi pada 6-8 Februari 2026.
Setiap lomba diadakan dalam tempo empat jam dan di tiap sirkuit diadakan dua seri.
Nah, di kejuaraan apa lagi Sean Gelael akan berlomba pada 2026?
Wait and see. Kita bersabar menunggu pengumuman resminya. (arl)