
SEANGP.com (Jakarta) - Empat GT World Challenge yang digelar SRO selaku promotor bukan hanya diselenggarakan di regional berbeda, tapi juga punya perbedaan dari kelas yang dilombakan. Dan itu tentu saja termasuk GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 yang di antaranya digelar di Sirkuit Mandalika awal Mei nanti.
GTWC Australia punya tiga kelas: Pro-Am, Am, dan Trophy. Kelas Trophy diisi oleh mobil-mobil GT3 model lebih lama.
GTWC America terdiri dari tiga kelas: Pro, Pro-Am, dan Am.
GTWC Europe ada empat kelas: Pro, Gold, Silver, dan Bronze. Keempat kelas bisa memperebutkan trofi untuk Endurance dan Sprint Cup, di mana model lomba Sprint Cup diterapkan oleh GTWC selain di Eropa.
GTWC Asia (GTWCA) juga punya empat kelas. Masing-masing kelas tidak dibedakan oleh jenis, spesifikasi, dan power mobil, melainkan oleh kategorisasi pebalap. Semua mobil sama, baik jenis maupun spesifikasinya, yakni GT3 yang terhomologasi FIA.
Kelas di GTWCA adalah:
– Pro-Am
Ini adalah kelas yang terdiri dari para pebalap Pro (kategori pebalap Platinum/Gold/Silver FIA) dan Am (kategori Bronze). Salah satu pebalap mesti berasal dari Asia.
– Silver-Am
Di kelas ini pebalap berkategori Silver mesti berdampingan dengan pebalap Bronze. Pebalap Platinum/Gold tak boleh ikut serta di kelas ini. Salah satu pebalap mesti berasal dari Asia.
– Silver
Kedua pebalap di kelas ini mesti berkategori Silver semuanya. Pun mereka mesti sama-sama berasal dari Asia, tak boleh berasal dari benua lain.
– Am
Hanya pebalap berkategori Bronze yang boleh berlaga di kelas ini. Pasangan ini mesti lahir atau saat ini berdomisili di Asia, Australia, atau Selandia Baru.
Untuk keempat kelas GTWCA itu ada podium pemenang di setiap race dan tentu saja gelar juara umum pada akhir musim kompetisi.
Sean Gelael ambil bagian di kelas Silver GTWCA Mandalika dan membela Garage 75 sebagai tim asal Indonesia. Nantikan GTWCA Mandalika bersama partisipasi Sean pada 2 & 3 Mei 2026, LIVE di youtube @GTWorld. (arl/wto)