Jakarta - Tiga pebalap KFC yang kembali akan tampil pada putaran ketiga kejuaraan Formula Pilota di Ordos, Cina, 17-19 Agustus 2012, dengan senada mengatakan akan tampil maksimal, walau lintasan yang dilalui basah atau kering.
“Wet or dry just the same”, kata Sean Gelael di hadapan beberapa wartawan media elektronik pada akhir minggu, yang mendengarkan pengalaman mereka bertarung pada kejuaraan Formula Pilota pada musim 212 ini.
Ketika pembawa acara Andra Alex Asmasoebrata yang juga pebalap wanita menanyakan, apa yang mereka sukai, apakah lintasan kering atau basah pada lintasan balap di Ordos, Sean serta temannya Antonio Giovizzani dari Italia dan Sami Luka dari Belgia, dengan senada memberikan jawaban itu.
“Tapi kalau disuruh pilih sih, saya lebih suka dengan lintasan kering,” kata Sean, yang hingga putaran kedua di Ordos berada di puncak klasemen peserta Asia dan ketiga “overall”.
Antonio dan Sami juga menambahkan, lintasan kering lebih menantang untuk melaju dengan lebih cepat, tapi lintasan kering atau basah tidak menjadi masalah bagi mereka. “Kami menimba pengalaman, karena ini merupakan balapan tahun pertama bagi kami, jadi kami harus membiasakan bermain di lintasan basah atau kering,” kata Antonio yang beberapa kali memenangi seri kejuaraan karting Eropa.
Sean menambahkan, ia memperhitungkan kecepatan tertinggi di jalur lurus Ordos sepanjang 1,1 km bisa mencapai 230 km per jam. “Tapi kecepatan rata-rata bisa lebih tinggi karena kendaraan ini memiliki aerodinamik. Saya merasa Formula ini lebih tinggi tingkat persaingannya dibanding karting, karena levelnya memang lebih tinggi kendati tingkat pressure tetap sama, menegangkan,” katanya.
Pada putaran kedua di Ordos, 7-8 Juli lalu, tim KFC “Jagonya Ayam” itu membawa pulang tiga piala: sebagai juara kategori Asia (Sean Gelael), urutan ketiga “overall” (Sean Gelael) dan juara kedua overall (Antonio).
Dari Ordos, Cina, Formula Pilota berlanjut ke Zhuhai (Cina) dan Sepang (Malaysia). (arl)