
SEANGP.com (Jakarta) - Batalnya tim AF Corse 50 start dari P3 dan malah kemudian menjadi P28 tak menjadikan mereka patah semangat. Sean Gelael sebagai starting driver 24 Hours of Spa hari Sabtu ini justru sangat termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik.
Brand Ambassador Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron itu telah menyatakan tekadnya, bahwa dia akan berusaha sekuat tenaga dari posisi berapa pun memulai lomba. Bersama dua rekan setimnya, Arthur Leclerc dan Lilou Wadoux, mereka meyakini bisa meraih hasil bagus mengingat memiliki mobil yang sangat kompetitif pada Ferrari 296 GT3 Evo.
Mobil itu menempatkan tim yang ada di satu garasi, AF Corse 51, berada di pole position. Dan bila ditambah sesungguhnya secara kecepatan murni AF Corse 50 ada di P3 sebelum penalti, harapan itu tentu besar.
Namun balapan 24 Jam di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia itu lama dan apa pun bisa terjadi. Putaran tiga GT World Challenge Europe – Endurance Cup diprediksi akan menyajikan balapan seru, terutama dari tim-tim yang menggeber Ferrari, Mercedes, dan McLaren.
“Penalti itu memang sangat disayangkan, tapi kami akan berusaha bangkit dan mengejar hasil semaksimal mungkin,” ujar Sean.
Tim AF Corse 50 memang tadinya sudah meraih posisi start P3 lewat Arthur dari hasil babak Superpole hari Jumat (26/6). Namun dalam pengecekan teknis kemudian didapat temuan semua data di mobil Ferrari itu tak bisa diunggah dan itu menyalahi aturan.
Penalti pun diberikan, di mana semua lap time Arthur selama Superpole yang terdiri dari empat babak dihapus. Ditambah beragam penalti yang diterima tim-tim lain dan setelah dilakukan pengaturan ulang posisi start, tim AF Corse 50 jadinya start dari P28.
Livestreaming race 24H of Spa disiarkan oleh youtube @GTWorld pada hari Sabtu (27/6) dengan start pukul 21.30 WIB. Sean berpartisipasi di GTWCE berkat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Livin’ by Mandiri. (arl/wto)