Kemeriahan Jelang WEC 6 Hours Of São Paulo! 

Inter Lagos Circuit di Brazil.

SEANGP.com (Jakarta) – Kejuaraan besar yang diikuti pebalap kondang Sean Gelael kembali berlangsung dengan tajuk 6 Hours of Sao Paulo, sebagai putaran kelima laga FIA WEC 2024 diadakan pada 13-14 Juli 2024.  

Kejuaraan FIA WEC sebagai laga ikon Interlagos pernah berlangsung sepanjang 2012 – 2014, tetapi lomba 6 Hours of São Paulo tahun ini, merupakan pertama kali dalam dekade ini sebagai ulangan adu cepat kejuaraan besar lomba ketahanan di Brazil.

Kontrak baru antara WEC dan Walikota São Paulo (Ricardo Nunes) menandai kota itu kembali menjadi tuan rumah sedikitnya untuk selama lima edisi laga. Kemungkinan penambahan untuk lima tahun berikutnya dinyatakan juga dalam kontrak itu.

Ketika berlangsung Brazilian WEC pada 2012, tampil sebagai pemenang adalah Toyota sedangkan Audi dan Porsche juara pada 2013 dan 2014.

Dengan sedikitnya 14 pabrik akan ikut berlaga pada kejuaraan FIA WEC, memperagakan betapa hebatnya persaingan dalam merebutkan gelar juara saat kembalinya lomba ke tanah Amerika Selatan itu.

Dengan lintasan sepanjang 4.3km, 15 tikungan dan melaju lawan arah jarum jam, sirkuit Interlagos menjadi amat variatif dan lebih menantang bagi para pebalap, tetapi juga banyak kesempatan untuk menyalib (overtaking) lawan sementara posisi pit memanjang lurus dan di sebelahnya terdapat pula jalur lurus “Reta Oposta”.

Diawali di The Praça das Artes

Itulah nama kompleks budaya di Tengah kota São Paulo,Brazil, tempat yang menandai akan belangsungnya acara besar yang dinantikan itu pada 2024.

Di situ diadakan temu media menandai kembalinya laga ketahanan FIA WEC ke Interlagos, setelah 10 tahun absen.

Acara pada April itu dihadiri sekitar 200 pengunjung, termasuk Walikota Ricardo Nunes, pebalap WEC Augusto Farfus (Team WRT) dan Nicolas Costa (United Autosports). Hadir pula para petinggi kota serta tokoh bisnis dan dari kalangan selebriti.

Dengan tuan rumah mantan pebalap F1 Tarso Marques dan pembawa acara TV Fernanda Faveron, temu pers itu berlangsung sepanjang Praça das Artes termasuk terbuka untuk umum. Ada juga siaran langsung menjelaskan tentang akan adanya lomba besar di kawasan mereka.

Menyatakan komitmen petinggi kota tentang laga yang setidaknya akan berlangsung selama lima tahun itu, Walikota Nunes menyatakan antusiasnya tentang kembalinya balapan ketahanan ke kotanya.

Ketua ACO, Pierre Fillon, menjelaskan tentang semangat dan sejarah 24 Hours of Le Mans sedangkan CEO FIA WEC, Frederic Lequien, mengetengahkan kolaborasi dengan institusi budaya setempat, seperti Orkestra Eksperimental Sao Paulo dan Sekolah Tari Sao Paulo.

Beragam institusi budaya itu akan meramaikan acara pembukaan Rolex 6 Hours of São Paulo dengan berbagai pertunjukan termasuk orkestra eksperimental, lagu dan balet – yang juga diperagakan mereka dalam acara temu pers itu.

Dalam kesempatan itu, Freeric Lequien menunjukkan piala tahun ini untuk juara Rolex 6 Hours of São Paulo – yang diperbarui rancangannya oleh seniman jalanan di Brazil, Mundano. Uniknya, piala itu dibuat dari sampah tertenu yang dikumpulkan dari tengah kota.

Inisiatif pembuatan piala ini merupakan karya besar, bahkan untuk piala pada kejuaraan berikutnya direncanakan bahan dasarnya dibuat dari sampah yang ada pada laga sebelumnya.

Transformasi budaya

Kejuaraan Rolex 6 Hours of São Paulo menjanjikan acara itu lebih dari sekedar perlombaan otomotif, melainkan merupakan transformasi budaya dan festival otomotif – dan diisii dengan berbagai permainan untuk segala usia, serta ada konser ciamik diperankan penyanyi Brazil, Michel Teló, jadi tak ubahnya sebagai pesta budaya Brazil.

Acara dimeriahkan juga dengan atraksi di antaranya oleh Le Mans Ferris Wheel, kawasan game, pojok makanan serta pameran mobil.  Ini semua menunjukkan, Mais Brasil, event organiser, sudah cukup berpengalaman di bidang ini.

Ricardo Nunes, Walikota São Paulo, mengatakan, “Kota São Paulo siap menjadi tuan rumah even besar otomotif Rolex 6 Hours of São Paulo, yang akan dihadiri para pebalap kondang dari berbagai belahann dunia.”

“Kota kami menjadi salah satu kota penyelenggara olahraga otomotif besar di dunia. Kota kami menjadi salah satu kota yang memiliki infrastruktur hebat sehingga dipercaya FIA menjadi tuan rumah untuk tiga lomba besar, Formula 1, Formula E dan FIA WEC.  Kejuaraan WEC ini disiarkan ke hampir 200 negara – menunjukkan ke dunia bahwa Sao Paulo sanggup menjadi tuan rumah acara besar, menarik turis untuk datang dan melakukan envestor di kota kami.”


Pebalap Idonesia Sean Gelael bersama tim WRT 31 sudah siap berlaga di Interlagos, Brazil. Tim WRT 31 menempati urutan P2 pada putaran WEC sebelumnya di Le Mans. (jagonya ayam)

Sementara Ketua ACO, Pierre Fillon, menuturkan, “Saya bangga kejuaraan FIA WEC brlangsung di Interlagos. Ini untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir. Terakhir kali diadakan di sini diikuti 26 mobil, sekarang ada 36 kendaraan – sebanyak sembilan mobil di kelas atas – Hypercar. Kami merasakan lomba ini memasuki zaman keemas an dan terima kasih kepada Walkot São Paulo, Ricardo Nunes, dan semua orang yang berpartisipasi.”

Augusto Farfus, pebalap Team WRT (BMW) mengatakan, “Saya amat bangga bisa mengikuri acara jump apers ini, apalagi mendengar lomba ini menjadi semacam pertunjukan budaya yang berbeda dengn yang sebelumnya di Interlagos.”

“Saya amat takjub berlomba di kendang sendiri dan saya senang laga ini kembali mampir di Interlagos.  Saya terakhir kali membalap di sini pada 1992 dan saya harap nanti saya dapat memperagakan lomba hebat di hadapan pada pendukung saya.” 

Hebatnya lagi, penjualan tiket sudah dimulai pada 1 Oktober 2023 dengan harga dimulai dari 250 real Brazilia. (fiawec / ar loebis)

share :
Berita Dilihat Sebanyak 65 kali
Berita Lainnya

Foto
Fia WEC
15/06/2024
» 24 Hours of Le Mans 2024
- Prancis