Macau, 19 November 2013 – Baru saja melejit dari garis gerak awal, tepatnya di tikungan kedua,
Mandarin Oriental, kendaraan Sean Gelael ditabarak Lucas Auer dari Austria, sehingga mobil yang dikendarai pemuda dari Jakarta itu berputar menghantam tembok pengaman.
Amat drastis, akibatnya Sean tidak dapat melanjutkan perlombaan pada Kejuaraan Formula
3 Macau Grand Prix yang diadakan untu ke-60 kalinya, Minggu.
Dari 28 pebalap yang melakukan gerak awal (start), terdapat tujuh peserta yang tidak dapat menyelesaikan permainan karena mengalami kecelakaan, termasuk juara dan runner up
Kejuaraan Formula 3 Eropa, Raffaele Marciello dari Portugal dan Felix Rosenqvist dari Swedia.
Lintasan balap di Sirkuit Guia itu Macau amat menantang dengan karakter amat berbeda dengan di tempat lain sehingga sulit ditaklukkan. “Sedikit saja kita membuat kesalahan, maka hasilnya bisa fatal,” kata Sean, “Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik, dari mulai latihan bebas, kemudian beberapa sesi kualifikasi. Tetapi sayang, hasil akhir tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Semoga tahun depan saya bisa kembali lagi mengikuti Macau Grand Prix,” ujar putra mantan pereli Ricardo Gelael itu.
Ketika memulai sesi latihan bebas dan kualifikasi pertama Kamis (14/11), Sean menyelesaikannya dengan cukup baik. Sesuai dengan rencana, selama hari itu Sean tidak terlalu memaksakan untuk mendapatkan catatan waktu terbaik, tetapi lebih fokus untuk melakukan putaran di
lintasan sebanyak-banyaknya, dan memahami karakter dari lintasan tersebut.
Pada hari kedua, di sesi kualifikasi, Sean menduduki posisi ke-23 dan Sabtu pada kualifikasi lomba, pemuda yang baru merayakan ulang tahun ke-17 itu memperbaiki posisi untuk dapat melakukan gerak awal (grid) dari urutan ke-17dari 28 pebalap yang berlaga.
Pada perlombaan Macau Grand Prix ke-60 itu, diperlombakan tujuh kelas laga, di antaranya FIA WTCC ¬ Guia Race of Macau dan Star River Windsor Arch Macau Motorcycle Grand Prix 47th Edition. Dari 7 kelas yang dipertandingkan, tidak ada satu kelaspun yang berakhir tanpa insiden, bahkan di kelas FIA WTCC, hanya 15 pebalap yang berhasil finish, dari 32 pebalap yang melakukan start.
Ini membuktikan bahwa Sirkuit Guia sepanjang 6,120 km benar-benar tangguh, dan sulit dijinakkan. Pada akhir lomba kelas Formula 3, Alex Lynn dari Inggrisl merebut gelar juara, setelah menyelesaikan 15 putaran dengan catatan waktu 37 menit 37,975 detik. Disusul Antonio da Costa,
juara 2012, dengan waktu 37 menit, 39,148 detik. Tempat ketiga adalah Pipo Derani dari Brazil, yang membukukan waktu 37 menit 44,770 detik. (sm/arl)

