MUSIM 2013 : ANTARA PODIUM DAN URUTAN 13

Jakarta, 22/10/2013 – Usai sudah kerja berat yang dilakukan Sean Gelael pada musim lomba 2013 dan sebagai pebalap “rookie” ia patut mendapat perhatian besar karena kiprah mengesankan, baik dalam lomba FIA F3 Eropa mau pun Kejuaraan F3 Inggris.

Pada musim 2013 ini, Sean berlaga dalam 10 putaran FIA F3 Eropa, empat putaran F3 Inggris, Master F3 di Belanda serta Kejuaraan F3 Macau November mendatang. Kalau satu putaran ia melakoni tiga balapan (race), maka Sean sudah bertarung dalam 45 race.

Kejuaraan Formula 3 merupakan anak tangga atau batu loncatan menuju ajang perlombaan Formula Satu (F1).

Di antara para pebalap F1 yang berasal dari ajang lomba F3 adalah Nelson Piquet (juara F1 1981, 1983 dan 1987) mengawali kiprah di British Formula 3, kemudian Ayrton Senna (juara F1 1988, 1990 dan 1991, British Formula 3).

Nigel Mansell (juara F 1 1992, British Formula 3), Alain Prost (juara F1 1985, 1986, 1989 dan 1993, F3 Eropa), Damon Hill (juara F1 1996, British F3), Mika Häkkinen (juara F1 1998 dan 1999, British F3), Michael Schumacher (juara F1 1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003 dan 2004, German Formula 3).

Kemudian Lewis Hamilton (juara F1 2008, seri Formula 3 Euro), Jenson Button (juara F1 2009, British F3), Sebastian Vettel (juara F1 2010, 2011 dan 2012, seri Formula 3 Euro).

Apakah Sean Gelael akan masuk dalam daftar para jawara F1 itu?

Tentu saja waktu yang akan menjawab. Tapi para pengamat cukup takjub dengan penampilan pertama pemuda belia itu, dilihat dari sisi “rookie” atau debut awal, serta usia yang paling muda di antara semua peserta lomba F3 Eropa dan F3 Inggris.

Pada semua perlombaan seri FIA F3 Eropa, Sean hanya empat kali tidak finish (DNF), yaitu pada Race 3 di Brand Hatch (19/5), pada Race 3 di Norisring (14/7), serta pada Race 1 dan 3 di Vallelunga (12/13-10).

Ketika berlomba untuk pertama kalinya (putaran pertama) di Monza 23 Maret, pebalap belia itu langsung melejit di urutan ke-14 pada Race 1. Ia berada pada urutan 13 pada sesi latihan bebas di Silverstone (13-14/4) dan pada QTT Race 3 di Brand Hath di urutan 12 (13-14/7) dan di Norisring pada Race 3 di urutan ke-15.

Di Nurburging pada Race 3, juara dua Formula Pilota China itu menempati tangga ke-13. Pada latihan bebas pertama di Vallelunga ia bahkan berada di urutan ketujuh tercepat (12-13/10).

Pada Race 3 lomba terakhir di Hockenheim 20 Oktober, pelajar setingkat SMA itu berada di urutan 13, sama dengan posisinya ketika berlaga di Nurburging. Semua sirkuit yang digunakan untuk perlombaan FIA F3 Eropa itu baru bagi Sean, satu-satunya peserta dari negara Asia yang hampir setiap akhir minggu adu cepat di antara 29 pebalap yang lebih senior dan lebih berpengalaman dari juara karting nasional dan Asia itu.

Bagaimana kiprahnya di ajang Kejuaraan Formula 3 Inggris (British Formula 3 Championship) ?

Sean Gelael menyabet dua podium dalam dua hari pada perlombaan British F3 International di Sirkuit Silverstone, 25-26 Mei, merupakan pemegang rekor pebalap termuda yang naik podium pada kejuaraan internasional itu.

Pebalap termuda sebelumnya adalah Nelson Pique Jr dalam usia 16 tahun delapan bulan 12 hari, tapi dipertajam Sean dengan naik podium pada usia 16 tahun enam bulan 24 hari.

“Sean kini menyandang rekor termuda naik podium di F3 Inggris dan bahkan mungkin pebalap Indonesia pertama yang naik podium F3,” kata Ricardo Gelael, ayah Sean.

“Kita boleh berbangga hati sebagai orang Indonesia, kendati kurangnya fasilitas dan perhatian dari para petinggi yang berkelayakan. Masih ada putera bangsa yang mampu berprestasi di kancah perlombaan internasional. Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan kepada Sean selama ini,” kata Ricardo, juara nasional reli mobil 2006.

Pada hari pertama perlombaan British F3 International, Sabtu, Sean yang memacu Dallara-Mercedes berada di urutan ketiga dan pada Race kedua Minggu tetap berada di urutan ketiga. Pada Race 3 ia berada di tangga keenam.

“Ini merupakan hasil hebat, bagi saya dan bagi Indonesia – Saya amat bangga!,” kata Sean seusai lomba.

Bendera Merah Putih kembali berkibar di podium sirkuit terkenal Spa-Franchorchamps Belgia, ketika Sean Gelael secara fantastis menaiki podium ketiga pada lanjutan Kejuaraan Formula 3 Internasional Inggris, Juli.

Pada Agustus di Brands Hatch, Sean dua kali menempati urutan keenam pada perlombaan yang dihiasi beberapa insiden kecelakaan. Tapi Sean berhasil mengatasi insiden dengan pebalap Nissan, Jrada Maradenborough, pada tikungan Sheene Curve. Ia mengawali lomba race kedua dari grid belakang. Tapi ia mampu melewati lawan-lawannya dari masuk urutan 10 besar, kemudian ia melewati rekan setimnya dari Double R, Tatiana Calderon, pada putaran ke-23, sampai akhirnya menempatkan diri di urutan keenam.

Kini pemuda yang mengawali debutnya di dunia otomotif sebagai navigator perlombaan reli mobil – bahkan masuk MURI sebagai navigator termuda – sudah menyelesaikan musim pertamanya pada perlombaan Formula 3.

Ia sudah mengenal karakter lintasan, lebih memahami kendaraannya secara teknis, sudah mengetahui watak dan sikap para pesaingnya di dalam dan di luar lintasan, sehingga kiprahnya pada musim lomba 2014 tentu semakin menarik untuk diamati.

“Sean tidak kita bebani harus berada pada urutan papan atas pada tahun pertama di Formula 3 Eropa. Ia masih harus menjajal perlombaan itu, mulai dari pengenalan kendaraan sampai memahami karakter lintasan di tiap sirkuit,” kata Ricardo Gelael mengomentari kiprah puteranya Sean saat akan mengikuti lomba pada awal musim ini.

Apa komentar Sean?

“Saya akan belajar dan belajar terus dalam rangka menimba pengalaman dari para pebalap senior yang sudah mengenal semua lintasan yang dilewati di perlombaan Formula 3 Eropa ini,” kata pebalap nasional kelahiran Jakarta 1 November 1996 itu.

Sean Gelael pada tahun pertama di Kejuaraan Formula 3 sudah berada di antara podium (F3 Inggris) serta mampu menembus urutan 13 besar (F3 Eropa). Pebalap jangkung yang dijuluki ayahnya “Si Panjang” itu, semoga tak lama lagi akan mengharumkan nama negara dan bangsa di ajang perlombaan yang lebih tinggi. (Catatan A.R. Loebis)

share :
Berita Dilihat Sebanyak 1808 kali
Berita Lainnya

Foto
Fia WEC
13/07/2026
» Rolex 6 Hours Of Sao Paulo FIA WEC 2026
- Interlagos, Brasil