Genesis Magma Racing Umumkan Pebalapnya untuk Hypercar 2026



SEANGP.com
(Jakarta) - Penantang baru dalam kejuaraan ketahanan FIA World Endurance Championship kelas Hypercar, Genesis Magma Racing, memastikan para pebalap mereka untuk kompetisi mendatang yang dimulai Maret 2026.

Juara dunia dua kali Andre? Lotterer dan pebalap dua kali penyendang gelar juara IMSA ‘Pipo’ Derani diumumkan sebagai pebalap tim itu seperti sudah diprogramkan akhir tahun lalu. Mereka gabung dengan juara dua kali laga Seri Le Mans Daniel Juncadella dan Mathys Jaubert. Pasangan pebalap itu melengkapi tim bersama Mathieu Jaminet dan Paul-Loup Chat’in.

Kedua pebalap itu sudah merasakan laga level atas lomba ketahanan . Chatin memiliki 15 kali start di kelas Hypercar FIA WEC dan merupakan bagian dari tim yang menang Alpine pada laga ketahanan 6 jam Fuji, September lalu = juga juara lomba ke-100 milestone.

Pebalap Pranci situ akan mengawali laga dengan kendaraan baru OREC yang baru dikembangkan chasisnya yang berbasis GMR-001 GMR. Ini sama dengan kendaraan Juncadella dan Jaubert, yang mengendarai mobil satunya – IDEC Sport Genesis Magma Racing Trajectory Programme di laga ELMS pada musim 2025.

“Saya merasa amat terhormat dan bangga bergabung dengan Genesis Magma Racing di kelas Hypercar,” kata pebalap tiga kali juara ELMS dan juara IMSA LMP2 2023 itu.


Para pebalap dan petinggi tim Genesis Racing pada kejuaraan FIA WEC 2026. (fiawec)

“Pertama kali saya berterima kasih kepada pihak yang memberikan kesempatan kepada say. Setelah dua tahun bersama Tim Ketahanan Alpin dan terakhir kali di Fuji, saya merasa amat siap untuk menghadapi tantangan mendatang,” katanya.

“Genesis masih berupakan tim baru tetapi memiliki ambisi besar dan saya amat percaya diri untuk dapat bersaing keras bersama peserta level atas,” urainya.

Sedangkan Jaminet sebelumnya merupakan pekerja di pedok, tapi akhirnya menjadi pebalap paling berkelas di laga FIA WEC dan ISA. Pebalap berusia 31 tahun itu juara di Seri GTD Pro Amerika Utara dan juara overall di kelas GT 2022 dan akhirnya juara overall bersama Porsche Penske Motorsport at GTP tahun ini. Berjaya enam kali dari Sembilan laga dan menang di Laguna Seca.

Jaminet sudah berlaga di 24 Hours of Le Mans empat kali = sekali di kelas LMGTE Pro dan tiga kali di kelas  Hypercar. Ia mengendarai GMR-001 dalam tes di  MotorLand Aragon di Spanyol awal bulan ini dan tim menyatakan kendaran mereka amat pantas mengikuti kompetisi tahun mendatang.

“Saya amat gembira bergabung dengan Genesis Magma Racing,” kata pebalap kelahiran Moselle itu.

“Ini merupakan awal dari kelanjutan membalap saya. Saya ingin mengawalinya dengan baik bersama orang-orang baru di sekeliling saya. Saya merasa takjub dan akan berusaha keras menjalani tantangan mendatang,” tambahnya.

“Saya akan belajar lebih banyak dari pebalap lai. Saya seolah aka memulainya dari kertas kosong dan mengisinya dengan kemampuan saya. Saya salah seorang pebalap amat berpengalaman di laga LMDh dan menaiki kendaraan berbeda di masa lalu. Sekarang saya bersama kendaraan baru dan akan ada perspektif berbeda dalam beberapa hal,” ungkapnya.

Penampilan para pebalap itu akan bertumpu pada kerja dinamis tim dibawah manajemen senior Genesis Magma Racing yang dikomandoi Direktur Sport Gabriele Tarquini dan Team Principal Cyril Abiteboul. Mereka yang memadukan komposisi pebalap pada dua mobil Hypercar untuk laga FIA WEC 2026.  (fiawec/abd)

share :
Berita Dilihat Sebanyak 103 kali
Berita Lainnya

Foto
Fia WEC
08/11/2025
» 8 Hours of Bahrain 2025
- Bahrain