Apa yang baru dalam Laga FIA WEC 2024?



SEANGP.com
(Jakarta) - Kejuaraan dunia ketahanan FIA WEC 2024 dirancang menjadi laga paling ketat dan menorah rekor dunia, karena akan berlomba sebanyak 19 Hypercar, 18 LMGT3 dan mobil-mobil itu diproduksi di 14 fabrik kondang dunia.

Nah, apa lagi yang baru di kejuaraan WEC 2024? Di bawah ini adalah hal baru yang terdapat dalam laga mendatang, yang membedakannya dengan kejuaraan sebelumnya.

Kelas Hypercar

Kelas Hypercar semakin kuat dari satu laga ke laga lainnya dan pada 2024 akan ada 19 mobil yang berlaga sedangkan pada tahun sebelumnya (2023) baru ada 13 mobil.

Pabrik baru yang akan menurunkan mobil mereka diantaranya adalah Alpine, BMW, Isotta Fraschini dan Lamborghini, yang bersaing dengan Cadillac, Ferrari, Peugeot, Porsche dan Toyota.

Kelas LMGT3

Hal baru di kelas GT pada 2024 berbasis pada platform teknis GT3 FIA dan akan fokus pada “gentlemen drivers” dan tim privat. LMGT3 menggantikan mobil LMGTE serta mengadopsi regulasi teksisnya yang sudah diterapkan sejak awal lomba pada 2012. Kendaraannya mengadaptasi beberapa hal spesifik dengan laga WEC  The cars will feature several WEC-specific adaptations, di antaranya tentang  “torquemeters”, kemungkinan meng-upgrade sejumlah panel dan “leader light”.  Kendaraan ini menggunakan ban Goodyear.

Pada 2024, akan tampil sebayak 18 mobil LMGT3 dalam laga WEC, termasuk kendaraan yang dipasok mesin Aston Martin, BMW, Corvette, Ferrari, Ford, Lexus, Lamborghini, McLaren dan Porsche.

Sirkuit baru

Perlombaan dalam kalender laga 2024, dikembangkan menjadi delapan putaran sedangkan setahun sebelumnya hanya tujuh.

Ada tambahan lomba di Amerika Selatan. WEC akan tampil di lima teritorial (Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerikca Selatan dan Timur Tentah).

Ada dua tempat baru sebagai ajang laga (Lusail di Qatar dan Imola di Italia) dan dua tempat yang digunakan lagi (Interlagos di Brazil dan COTA di AS). Tempat lama lain yang digunakan bertahun-tehun sebagai ajang lomba WEC adalah Le Mans, Spa-Francorchamps, Bahrain dan Fuji.

Kualifikasi

Untuk perlombaan 2024, format babak kualifikasi untuk peserta mobil  Hypercar dan LMGT3 masing-masing diadakan dua sesi.  Kedua kelas akan memiliki waktu masing-masing 12 menit babak kualifikasi disusul 10 menit Hyperpole untuk 10 besar kualifikasi dalam menentukan posisi pole.

Sesi ini untuk menentukan 10 besar peserta dari kualifikasi pertama untuk tiap kategori, selanjugnya untuk menentukan 10 besar posisi grid untuk tiap kelas.

Sebelumnya, tiap kelas diadakan 15 menit penyisihan dan format hyperpole hanya untuk putaran keempat WEC, Le Mans 24 Jam.

Prosedur untuk Safety Car

Hal baru untuk lomba 2024, Pimpinan Lomba (Race Director) boleh mengeluarkan Virtual Safety Car (VSC) bila dianggap perlu sekali. Setiap masa VSC secara sistematis diikuti prosedur Safety Car.

VSC merupakan alat yang digunakan untuk hal khusus di trek, di antaranya bila terjadi kecelakaan, dan dapat digunakan dalam tenggang waktu dua putaran sebelum penggunaan Safety Car (SC).

Ketika VSC dimainkan dalam monitor, mobil-mobil harus menurunkan kecepatan menjadi 80 km/j, di satu jalur serta menjaga jarak dengan mobil di depan dan di belakangnya.

Akses menuju jalur pit tetap terbuka selama masa VSC. Ketika Pimpinan Lomba merasa sudah waktunya memungkinkan, ia mematikan prosedur VSC dan menggantikannya dengan prosedur SC. 

Dalam kejuaraan FIA WEC 2024 ini, akan turun juga pebalap Indonesia, Sean Gelael, bersama tim WRT 31, menaiki BMW M4 dan berlaga di kelas LMGT3 (fiawec/arl)

share :
Berita Dilihat Sebanyak 111 kali
Berita Lainnya

Foto
GT3 AM
27/01/2024
» 24H Dubai 2024
- Dubai Autodrome