Tim Pertamina Theodore Racing Raih Podium Utama


Nyck de Vries (tengah) dari tim Tim Pertamina Theodore Racing ketika mengikuti jumpa pers usai memenangi laga Future F2 di Belgia GP, Sabtu waktu setempat. Laga F2 ini merupakan balap pendukung laga F1. (jagonya ayam)

SEANGP.com (Spa-Franchorchamps, Belgia) - Tim Pertamina Theodore Racing kembali meraih podium utama pada balapan Feature Formula 2 yang berlangsung di sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, Sabtu (25/8). Tim, yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini  finis terdepan lewat aksi gemilang pebalapnya, Nyck De Vries.

Bagi De Vries ini merupakan kemenangan ketiganya musim ini. Hasil ini sekaligus membuka peluang untuk bersaing memperebutkan posisi puncak klasemen pebalap. “Terima kasih kepada semua anggota tim yang menyiapkan mobil kompetitif. Hasil ini tentu akan semakin membuat kami semangat untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata De Vries.

Dengan menjadi juara, De Vries berhak mendapat 25 poin. Namun, pebalap asal Belanda ini kembali mendapat poin tambahan 4 poin karena mampu meraih pole position. Selain itu, juga ada dua poin tambahan yang didapat De Vries karena membuat catatan waktu terbaik dalam satu putaran.

Dengan total tambahan 31 poin, maka koleksi poin De Vries menjadi 145 poin. De Vries pun untuk sementara bertengger di posisi keempat, di bawah George Russell (186), Lando Norris (171), dan Alexander Albon (151). Tambahan poin ini juga mendongkrak posisi tim Pertamina Prema Theodore Racing ke posisi empat klasemen sementara tim.

Pada balapan Feature di Belgia ini, Russel finis ketiga, sementara Lando Norris finis keempat dan Albon kelima. Posisi runner up diambil pebalap asal Brasil, Sergio Sette Camara.

Balapan berlangsung dalam cuaca yang baik dan trek lintasan yang kering. Meski demikian sempat terjadi beberapa insiden, bahkan sampai membutuhkan mobil pemandu untuk pengamanan lintasan.

Pebalap Indonesia, Sean Gelael harus puas menyelesaikan balapan di urutan ke-16. Sean yang memulai balapan dari posisi ke-18 sebenarnya finis di urutan 14. Namun, penalti lima detik akibat melampaui batas kecepatan di pitlane membuatnya turun dua posisi.

“Memulai balapan dari barisan belakang cukup sulit. Namun, kami terus berupaya meraih hasil terbaik. Sayang, target masuk sepuluh besar  belum berhasil. Mudah-mudahan pada balapan sprint hasilnya bisa lebih bagus,” kata Sean yang berjuang keras mengatasi masalah ban setelah bersenggolan dengan pebalap tim Campos Racing. (ARL/WTO)

Berita Dilihat Sebanyak 50 kali
Berita Lainnya

Foto
KF2
25/03/2012
» Trofeo Andrea Margutti
- Lonato