Tim Pertamina Prema Theodore Racing Berupaya Raih Poin di Silverstone


SEANGP.com
(Silverstone) - Meski tak mendapatkan posisi start yang ideal, Tim Pertamina Prema Theodore Racing tetap akan berjuang untuk mendapatkan poin pada balapan feature di sirkuit silverstone Ingrris, Sabtu (7/7) malam WIB. Dua pebalap yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini akan memulai balapan dari barisan tengah dan belakang.
 
Nyck De Vries akan memulai balapan posisi ke-11 dengan catatan waktu 1 menit 40,847 detik, sementara Sean Gelael akan memulai balapan dari posisi ke-18. Pada hasil kualifikasi Sean sebenarnya menempati urutan ke-15 dengan catatan waktu 1 menit 41,052 detik. Akan tetapi, Sean harus turun tiga posisi karena penalti.
 
Pebalap  berusia 21 tahun itu mendapat hukuman karena dinilai bersalah saat bersenggolan dengan pebalap  Louis Deletraz pada balapan di sirkuit Spielberg, pekan lalu.
 
“ini bukan kualifikasi yang ideal, kami harus berjuang ekstra keras untuk bisa masuk ke barisan depan. Pilihan ban yang tepat dan strategi pit stop akan sangat menentukkan pada balapan feature. Saya akan melakukan yang terbaik untuk balapan nanti” kata Sean.
 
Balapan di sirkuit Silverstone memiliki tantangan yang tidak mudah. Selain cuaca yang tidak menentu bahkan di hari yang sama, karakteristik sirkuit yang cepat dengan beberapa fast corner memaksa semua tim memikirkan setingan mobil serta pilihan ban yang tepat.
 
Untuk balapan di Silverstone, hampir semua tim akan memilih ban tipe hard tyre dan soft tyre. “Silverstone sirkuit berkarakter cepat dan ini akan membuat degradasi ban semakin cepat pula. Soft tyre memang lebih ideal untuk sesi kualifikasi. Sementara untuk balapan dibutuhkan kemampuan manajemen ban yang andal dari pebalap,” kata Head of Car Racing, Pirelli.
 
Di Sirkuit Silverstone ada beberapa titik high-speed corners, seperti pada tikungan Abbey dan Copse yang sama cepatnya dengan Maggots dan Becketts. Di titik inilah ban bekerja secara maksimal. Ban juga akan tertekan beban vertical karena mobil akan diseting dengan maksimal downforce agar mobil bisa menikung lebih cepat.
 
Yang menarik, jika pada balapan turun hujan. Ini akan menjadi pertarungan strategi tim. Setiap tim akan mendapatkan suplai lima set ban kering dan tiga set ban basah. Lima set ban kering terbagi lagi dengan tiga set jenis ban keras dan dua set ban lunak.
 
Setiap pebalap bebas memilih jenis ban. Namun tetap ada ketentuan bahwa mereka harus memakai satu set dari dua jenis ban kering tersebut. Jika hujan, mereka boleh memakai ban basah.
 
Sementara itu pebalap ART George Russell menjadi pebalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 39,989 detik dan berhak meraih pole position. Pebalap DAMS Alexander albon akan memulai balap dari posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 40,065 detik, disusul pebalap charouz Antonio Fuoco di tempat ketiga dengan catatan waktu 1 menit 40,094 detik. (arl/wto)
Berita Dilihat Sebanyak 68 kali
Berita Lainnya

Foto
Formula Renault 3.5
11/07/2015
» Formula Renault 3.5 Austria
- Red Bull Ring