Sean Gelael Mustahil Ikut FE Jakarta Tahun Depan


Ricardo Gelael dan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo


SEANGP.com (Jakarta) - Ramai pemberitaan tantangan untuk Sean Gelael agar bisa ikut Formula E tahun depan, paling tidak untuk seri di Jakarta. Sang pebalap sendiri mengatakan dia sudah terikat jadwal FIA World Endurance Championship (FIA WEC) sepanjang 2022.

Sebenarnya, bisakah Sean ikut FE tahun depan walau hanya untuk satu putaran? Ayah Sean, Ricardo Gelael, dan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelaskan duduk perkaranya.

"Saya sudah mendengar masukan dari beberapa bos F1 dan F2 yang selama ini sangat memperhatikan perjalanan karier Sean. Mereka sepakat bilang, kalau hanya untuk satu balapan FE lebih baik tidak usah ikut. Karena nanti akan merusak ritme Sean yang sudah bagus di WEC," ujar Ricardo sambil menyebut bos F1 AlphaTauri, Franz Tost, sebagai salah satu yang memberi nasihat.

"Mantan pebalap F1 saja butuh adaptasi minimal satu tahun untuk bisa memahami mobil FE, jangan dulu bicara sukses," ujar Ricardo.

Ricardo juga tidak yakin Sean saat ini mampu menyetir mobil FE secara pantas. "FE dan WEC ini sangat bertolak belakang. Di FE yang diutamakan adalah hemat baterai dan tenaga, sementara driving style balapan yang pernah diikuti Sean selama ini adalah tancap gas sejak awal, termasuk di WEC sekarang. Sean juga belum pernah sekalipun bersentuhan dengan FE, jadi memang dari sisi ini akan berat," tambah Ricardo.

Sementara itu Bamsoet memahami penjelasan yang ada bahwa dari sisi apa pun Sean susah ikut FE di Jakarta. "Karena saya sendiri yang hadir saat Sean ditawarkan dan ditantang Presiden Jokowi untuk ikut FE Jakarta, maka nanti saya juga yang menjelaskannya ke Presiden tentang kemustahilan tersebut," ungkap Bamsoet.

Pengamat motorsport Arief Kurniawan menambahkan soal jadwal ketat mesti dipertimbangkan. Jadwal dimaksud bukan hanya yang bentrok, tapi juga jadwal tes dan travel Sean yang melelahkan.

Pengalaman musim ini, dua pebalap Team Jagonya Ayam yang menemani Sean membentuk crew di tim JOTA #28, Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne, bisa ikut FE dan WEC sekaligus karena tak ada jadwal yang bentrok. 

Tahun depan paling tidak ada satu jadwal yang benturan, yakni pada akhir pekan 18-19 Maret. FIA WEC digelar di Amerika, sementara FE di China.

Lalu soal Jakarta e-Prix tanggal 4 Juni. Dari sisi jadwal sebenarnya tak bentrok, karena WEC baru digelar tanggal 11-12 Juni di Le Mans, Prancis. "Tapi untuk balapan 24 jam di Le Mans itu ada yang namanya Test Days, yang dimulai sepekan sebelumnya. Jadi mustahil Sean ikut seri di Jakarta pada Sabtu (4/6) padahal hari Minggu besoknya dia mesti ikut Test Day di Le Mans. Tahun ini Sean bisa tampil bagus di Le Mans karena sudah bersiap selama sebulan sebelumnya di Eropa," ujar Arief.

Kalender WEC 2022 

1. 18 Maret: 1000 Miles of Sebring, AS

2. 7 Mei 2022: 6 Hours of Spa-Francorchamps, Belgia

3. 11-12 Juni: 24 Hours of Le Mans, Prancis

4. 10 Juli: 6 Hours of Monza, Italia

5. 11 September: 6 Hours of Fuji, Jepang

6. 12 November: 8 Hours of Bahrain, Bahrain

 

Kalender FE 2022

1. 28-29 Januari: Diriyah, Arab Saudi

2. 12 Februari: Mexico City, Meksiko

3. 5 Maret: --menyusul--

4. 19 Maret: China

5. 9 April: Roma, Italia

6. 30 April: Monako

7. 14 Mei: Berlin, Jerman

8. 4 Juni: Jakarta, Indonesia

9. 2 Juli: Vancouver, Kanada

10. 16-17 Juli: New York, AS

11. 30-31 Juli: London, Inggris

12. 13-14 Agustus: Seoul, Korsel

(ARL/WTO)

share :
Berita Dilihat Sebanyak 41 kali
Berita Lainnya

Foto
F3
19/10/2013
» FIA Euro F3
- Hockenheim