Sean Gelael dari Paramount Land ke Spa-Franchorchamps Catatan A.R. Loebis


Sean Gelael dengan piala podium 2 di kejuaraan F2 Monaco, (jagonya ayam)

SEANGP.com
(Jakarta) – Perlombaan di Sirkuit Paramount Land, Serpong, tidak dapat dibandingkan dengan laga F2 di Spa-Franchorchamps, Belgia, tapi hakikatnya adalah sama-sama perlombaan dan Sean Gelael melakoninya dengan semangat tinggi seorang milenial.

Laga di Serpong adalah jenis sprint rally menggunakan kendaraan mobil – diadakan di lintasan tanah dan peserta dilepas satu per satu – sedangkan F2 lomba “single seater” dengan kapasitas mesin amat berbeda, diadakan di lintasan aspal dan pesertanya sekali lepas sebanyak 20 orang.

Tidak pada tempatnya membandingkan kedua jenis lomba otomotif itu, apalagi sprint rally Serpong berupa laga nasional dan daerah, sedangkan F2 sebagai ajang laga kalender FIA dan tangga akhir menuju lomba dunia Formula Satu (F1).

Tapi yang pasti, Sean yang berusia 21 tahun melakoni kedua laga itu, dan ia sudah menunjukkan keperkasaannya melarikan Mitsubishi Evo X dan kalah hanya dua detik dari juara pertama Rifat Sungkar (Subaru WRC) pada laga empat trayek khusus (SS) di atas tanah berdebu di Serpong.

Pada 23-25 Agustus 2018, pebalap muda juara karting nasional dan Asia dan sudah mengikuti berbagai jenis kejuaraan Formula Eropa itu akan tampil di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia,  sebagai putaran kesembilan dari 12 putaran yang berlangsung sepanjang 2018.

Rehat beberapa minggu dari laga putaran kedelapan di Hungaroring, ia mengisinya dengan laga di Serpong dan kini ia kembali ke “habitat”nya untuk bersaing keras dengan para jagoan F2 Eropa, yang rata-rata berusaha keras untuk dapat tampil di kompetisi F1.

Seharian penuh, Minggu (12/8-2018), menyaksikan Sean di Paramount Land, terbersit kesan mendalam tentang karakternya yang kuat mulai dari gerak-gerik, tingkah polah, dan raut wajah amat ramah dengan siapa pun yang menyapanya.

Sean ceria, banyak senyum, santai, saling sapa dengan rekannya, namun kelihatan garang di lintasan dan tampil tanpa tekanan.

Ia kelihatan mengalami hal amat “relief” (lega) dalam masa rehat di Jakarta. Ia tidak saja ikut lomba, tapi juga bercengkerama dengan para penggemarnya, baik di Serpong mau pun ketika ia menyaksikan laga bola basket Asian Games 2018 di Jakarta.

Dari balap ke balap

Putera Rini dan Ricardo Gelael mengawali kiprahnya tahun ini dengan melakukan uji coba kendaraan baru F2 di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, pada minggu pertama Maret.

Acara uji coba kendaraan yang dilakukan pebalap yang memperkuat tim Pertamina Prema Theodore Racing itu dinilai cukup bagus, berdasar catatan waktu dua menit 00,067 detik.  Pada ujicoba yang fokus dalam pengumpulan data itu, ia mampu mempertajam catatan waktu dengan pencapaian satu menit 43,844 detik.

Catatan waktu pada ujicoba kedua ini menempatkan Sean pada posisi keenam. Sedangkan untuk posisi tercepat ditempati pebalap asal Inggris, Lando Norris, yang memperkuat tim Carlin, yang membukukan waktu satu menit 43,095 detik.

Berikut ini cerita balap yang dilakoni Sean Gelael dari laga pertama hingga kedelapan, jelang penampilan kesembilan pada akhir minggu ini (24-26 Agustus 2018).

Balap 1

Sean Gelael tampil impresif pada balapan pembuka F2 yang berlangsung di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Sabtu (7/4-2018), ketika memulai balapan dari posisi ke-19,  namun mampu finis di posisi ketujuh sekaligus meraup enam poin.

Hasil ini cukup fantastis mengingat persaingan balapan di Sakhir sangat ketat. Sean tampil cukup konsisten untuk menjaga performa mobil serta menjalankan strategi dengan baik dan mendapat momentum setelah menjalani pit stop. Sean mampu memperbaiki posisi sampai masuk sepuluh besar dengan melewati beberapa pebalap.

Rekan satu timnya, Nyck De Vries gagal menembus posisi tiga besar.  Pebalap asal Belanda itu sebenarnya punya peluang naik podium dengan start dari posisi keempat tapi pada akhir laga De Vries berada di posisi keenam.

Gelar juara diambil pebalap Carlin, Lando Norris, juara F3 musim lalu, posisi kedua juga pebalap Carlin, Sergio Sette Camara.

Balap 2

Sean Gelael meraih satu poin dari balapan feature yang berlangsung di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, Sabtu (28/4), setelah finis di posisi ke-10 setelah berjuang dan memulai balapan dari urutan ke-14.

Sean tidak mendapatkan balapan ideal setelah mobilnya bersenggolan dengan pebalap Charouz Racing Team, Louis Deletraz, pada tikungan pertama selepas start.

Sean masuk pit mengganti ban kanan yang pecah, tapi kondisi mobil tidak sepenuhnya normal dengan adanya bagian yang bengkok di sayap depan.

Nyck De Vries yang start dari posisi kedelapan, sempat mendapat keuntungan dengan menyodok ke barisan depan hingga posisi kedua, tetapi ia terpental ke posisi ke-12,  kemudian masuk pit stop dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Namun keesokan harinya pada laga point race, Nyck De Vries membalap cukup impresif untuk mengamankan posisi podium ketiga untuk tim Pertamina Prema Theodore Racing.

Bagi De Vries dan tim Pertamina Prema, ini merupakan podium pertama musim ini. Tambahan 10 poin dari De Vries mendongkrak posisi Pertamina Prema Theodore Racing ke peringkat empat klasemen tim dengan nilai 33, menggusur Russian Times yang mengoleksi 32 poin. Posisi tiga besar tim masih dikuasai tim Carlin, Dams dan Art Grand Prix.

Sean Gelael tidak bisa melanjutkan balapan setelah mobilnya keluar lintasan pada lap ke-11.

Balap 3

Sean Gelael menyumbang empat poin untuk timnya pada balapan Sprit Formula 2 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (13/5). Memulai balapan dari urutan ke-15, Sean tampil impresif untuk merangsek ke depan dan menyelesaikan balapan di posisi keenam.

Hasil positif ini mengobati kekecewaan Sean pada balapan Feature pada hari Sabtu.  Pada balapan ini Sean gagal melanjutkan balapan setelah mobilnya disenggol pebalap Charous Racing System Louis Deletraz. Akibat insiden ini, Deletraz dihukum penalti mundur lima grid pada balapan sprint.

Nyck De Vriesi tidak bisa melanjutkan balapan setelah mobilnya bersenggolan di awal balapan.  Pertamina Prema Racing berada di posisi empat besar dengan koleksi nila 57 dan posisi tiga besar masih diisi tim Carlin, ART Grand Prix dan DAMS.

Uji coba

Kali ini, Sean Gelael kembali menjajal mobil STR13 milik Tim Toro Rosso pada Rabu (16/5) di sirkuit de Barcelona, Spanyol. Sean yang turun pada sesi pagi menjadi pebalap pertama yang keluar dari pit. Hal ini memberi Sean kesempatan maksimal untuk menggeber STR13.

Ia melahap  83 laps dengan catatan waktu satu menit 20.763 detik, untuk berada di urutan ke-11 dari 12 pebalap yang mengikuti tes sesi pagi.  Dengan Hasil tersebut bos Tim Toro Rosso, Franz Tost puas dengan kinerja Sean selama test.

Balap 4

Perjuangan dan kerja keras Sean berbuah manis pada laga feature di sirkuit Monako, Jumat (25/5).  Memulai balapan dari posisi ke-12, pebalap tim Pertamina Prema Theodore Racing ini menuntaskan lomba dengan meraih podium kedua. Bendera Merah Putih pun berkibar.

Bagi Sean ini merupakan podium pertamanya musim ini. Pebalap yang didukung Jagonya Ayam KFC ini mendapatkan momentum bagus dengan strategi pit stop awal yang sempurna. Selain itu, Sean juga  membuat start bagus, sehingga dia bisa langsung melesat ke poisi ke delapan selepas tikungan pertama.

Dengan tambahan 18 angka, kini koleksi poin Sean menjadi 29.  Sean kini menempati posisi delapan klasemen sementara pebalap. Sejauh ini Sean masih konsisten dengan selalu mendapatkan poin di tiap series.

Podium utama direbut pebalap Russian Times, Artem Markelov, sedangkan posisi ketiga diisi pebalap Tim MP Motorsport, Roberto Merhi.  Nyck De Vries tidak bisa melanjutkan balapan karena masalah teknis pada mobilnya.

Balap 5

Tim Pertamina Prema Theodore Racing akhirnya mendapatkan gelar juara pertama pada balapan Formula 2 di sirkuit Paul Ricard, Perancis, Minggu (24/6).

Podium utama ini dipersembahkan Nyck De Vries yang tampil tercepat dan finis di posisi pertama pada balapan sprint. Kemenangan ini menunjukkan potensi kuat tim Pertamina Prema Theodore Racing yang pada seri balapan sebelumnya selalu mendulang poin.

Sean mengalami masalah pada steering wheel mobilnya, menyebabkan kehilangan power pada gigi keempat. Akibatnya Sean yang sedang berlomba di posisi ke-13, harus masuk pit stop dan berada di tangga ke-18.

Balap 6

Tim Pertamina Prema Theodore Racing mengalami pekan sulit pada balapan di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. Untuk kali pertamanya musim ini, tim yang mengandalkan pebalap Indonesia Sean Gelael dan pebalap Belanda Nyck De Vries tidak mendapatkan poin baik dari balapan feature maupun sprint race.

Balap 7

Pada putaran ketujuh kejuaraan F2 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Sabtu dan Minggu (7-8 Juli 2018), Nyck De Vries berada di posisi ketujuh, sedangkan Sean Gelael berhenti pada putaran ke-21, pada laga future race.

Balap 8

Tim Pertamina Prema Theodore Racing meraih podium utama pada balapan Feature Formula 2 lewat aksi brilian Nyck De Vries di sirkuit Hungaroring, Hongaria, Sabtu (28/7).

Memulai balapan dari posisi ketiga, pebalap asal Belanda ini finis terdepan mengungguli pebalap Carlin, Lando Norris yang juga membalap dengan sensasional. Bagi De Vries, ini merupakan podium utama pertamanya pada balapan Feature musim ini.

Sean Gelael juga tampil cukup bagus, ketika memulai balapan dari posisi ke-18 dan finis di posisi ke-13. Meski tidak mencetak poin, namun performa Sean tidak mengecewakan. Ia sempat dua kali mencatatakan namanya sebagai pebalap tercepat (fastest lap).

Tim Pertamina Prema Theodere Racing masuk dalam jajaran lima besar pada klasemen sementara tim, menggusur posisi Russian Times yang sebelumnya bertengger di peringkat lima. Tim yang didukung Jagoya Ayam KFC Indonesia ini mengoleksi 143 poin.

Tes Pirelli

Sean Gelael mendapat pengalaman berharga dari hasil tes Pirelli bersama tim Formula 1 Toro Rosso di Sirkuit Hungaroring, Hongaria, 31.7.

Sean menuntaskan program tes dua hari dengan hasiil yang bagus dan mampu memenuhi harapan tim Toro Rosso.

Bagi Sean, tes bersama Tim Formula 1 Scuderia Toro Rosso bukanlah yang pertama. Namun, tes di Hungaroring ini menjadi pengalaman yang penting karena Sean dipercaya untuk memberi masukan kepada tim dari hasil tes ban baru Pirelli yang akan dipakai musim 2019 mendatang.

“Saya menjalani dua pengalaman yang berbeda pada tes F1 kali ini. Di hari pertama saya harus merasakan banyak set ban tanpa mengetahui jenis compoundnya. Ini bagus untuk mengasah feeling terhadap ban dan mengenali lebih jauh karakter ban Pirelli.” Kata Sean.

Pada hari kedua, Sean mencoba sesi kualifikasi dengan dua ban paling lunak, yaitu ultrasoft dan hypersoft. Bensin juga terisi sangat sedikit. “Secara umum, saya bisa memenuhi harapan tim meski pun masih ada celah untuk bisa lebih baik lagi.” ujar Sean.

Pada sesi terakhir tes, Sean diberi kesempatan menggunakan ban hypersoft. Catatan waktunya pun semakin membaik, yakni satu menit 19,046 detik. Torehan waktu Sean menjadi yang tercepat ke-4 setelah Kimi Raikkonen , Robert  Kubica dan Lando Norris.

Nah, menjawab pertanyaan wartawan di sela keikutsertaan Sean berlaga di Paramound Land, ia mengatakan akan berusaha tampil sebagus mungkin pada sisa empat putaran F2 mendatang.

“Sebelumnya pun saya sudah berusaha keras. Terkadang terjadi masalah pada kendaraan dan terkadang saya melakukan kesalahan. Saya akan berusaha keras pada empat laga berikutnya dan saya mohon doa dari masyarakat Indonesia,” kata Sean.

Sean akan berlaga pada putaran kedelapan F2 di  Spa-Francorchamps pada 24-26 Agustus, disusul Monza (Italia) pada 31 Augstus – 2 September, Sochi (Rusia) pada 28-30 September dan Yas Marina (UEA) 23-25 November.

Ricardo Gelael mengatakan, Sean juga berencana akan tampil pada perlombaan Formula Macau Grand Prix pada 15-18 November 2018.

Selamat berjuang Sean Gelael!  (arl/wto)

Berita Dilihat Sebanyak 74 kali
Berita Lainnya

Foto
Formula 3 & Rally Car
03/02/2013
» MUSIC & SPORT SENSATION
- Parkir Timur Senayan